iklan banner

Kamis, 01 Juli 2021

Membaca NonSastra (Rangkuman Materi)

| Kamis, 01 Juli 2021

    MEMBACA NONSASTRA Rangkuman Materi Bahasa Indonesia - Membaca merupakan kegiatan merespon lambang-lambang cetak atau lambang-lambang tulis untuk memperoleh berbagai informasi. Informasi yang diperoleh sesuai hal yang diinginkan dengan memperhatikan berbagai sumber bacaan. Sumber bacaan yang dimaksud berupa buku/karya nonsastra dan sastra. Produk dari membaca adalah dapat memahami informasi dan karakteristik teks yang dibaca. Hal ini sesuai dengan yang disampaikan Syafi'ie (1996:6-7) tentang hakikat membaca, yaitu pengembangan ketrampilan, mulai dari keterampilan memahami kata-kata, kalimat-kalimat, paragraf-paragraf dalam bacaan sampai dengan memahami secara kritis dan evaluatif keseluruhan isi bacaan.

    Dalam Ujian Nasional, Membaca nonsastra memiliki dua tuntutan kemampuan, yaitu kemampuan memahami tingkat keterampilan berbahasa dan cakupan materi. Tingkatan keterampilan meliputi empat tingkat kognitif, yaitu mengetahui, memahami, mengaplikasi, dan keterampilan menalar. Mengetahui cakupan materinya meliputi kemampuan untuk memahami teks laporan, eksposisi, ulasan, biografi, prosedur atau petunjuk melakukan sesuatu, dan tanggapan kritis. Begitu pula kemampuan mengaplikasi dan menalar meliputi kesemua materi tersebut.


A. Menentukan Makna Kata/Kalimat pada Teks

    Makna adalah hubungan pertalian antara bentuk dan acuan. Bentuk yang lazim kita kenal berupa lambang bunyi. Acuan dapat berupa benda, aktivitas, peristiwa ataupun keadaan. Jika terdapat bentuk berupa lambang bunyi tetapi tidak ada acuannya, lambang bunyi tersebut tidak memiliki makna. Misalnya, kita menulis bebas sonoheho tidak memiliki makna karena lambang itu tidak ada acuannya. Berbeda apabila kita menulis dengan lambang bunyi rumah yang memiliki acuan benda sehingga rumah memiliki makna, yaitu tempat tinggal.

    Makna dipengaruhi oleh konteks. Tentang konteks, para ahli bahasa memiliki pandangan hampir sama. Kleden (dalam Sudaryat, 2009:141) mengatakan konteks adalah ruang dan waktu yang spesifik yang dihadapi seseorang atau sekelompok orang. Halliday (1994:6) mengemukakan bahwa konteks adalah teks yang menyertai teks. Masudnya konteks itu hadir menyertai teks. Kemudian Kridalaksana (2011:134) mengartikan konteks adalah (1) aspek-aspek lingkungan fisik atau sosial yang kait mengait dengan ujaran tertentu, (2) pengetahuan yang sama-sama yang memiliki pembicara dan pendengar sehingga pendengar paham apa yang dimaksud pembicara. 

    Berdasarkan uraian tersebut dapat disimpulkan bahwa konteks memiliki syarat tertentu, antara lain (1) ada waktu atau tempat,
(2) ada pelaku yang berkomunikasi,
(3) ada peristiwa atau terjadinya peristiwa, dan
(4) memiliki tujuan atau maksud.
Dengan demikian, makna kata atau makna kalimat akan berbeda-beda dalam konteks yang berbeda pula. Jika kata tersebut berdiri sendiri, akan bermakna umum, tetapi akan menjadi makna tertentu jika berada dalam konteks kalimat tertentu.. Demikian pula kalimat akan memiliki makna yang berbeda jika berada dalam konteks paragraf yang berbeda.

Contoh makna kata:
1. Tahanan itu mendapat remisi karena menunjukan sikap baik selama dalam tahanan.
2. Tahanan listrik di Desa Kahanan sangat tinggi

            Makna kata Tahanan pada kalimat 1 adalah orang yang ditahan sehubungan dengan suatu perkara  pindana dan bermakna tempat menahan. Pada kalimat 2 bermakna daya yang menahan arus listrik.


Contoh makna kalimat:
Siswa SMP Kanahan mengadakan berbagai lomba pada hari Minggu. Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka memperingati 17 Agustus. Masing-masing peserta lomba berjuang dengan penuh semangat dan suka, karena mereka ingin mendapatkan tempat juara.

            Kalimat kedua pada paragraf tersebut bermakna kegiatan dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.  Lalu, yang dimaksud 17 Agustus adalah Hari Kemerdekaan Indonesia.

Berdasarkan pernyataan Halliday sebelumnya, maka sesuai dengan konteks bisa terjadi pada berbagai teks. Jenis teks sebagai lingkup materi ujian nasional antara lain teks laporan, eksposisi, ulasan, biografi, prosedur, dan tanggapan kritis.


Contoh Soal
Cermatilah teks berikut.

Roni sudah belajar karate selama sepuluh tahun. Dalam sepuluh tahun itu, Roni telah berkali-kali naik tingkat melalui proses ujian. Kali ini, ia akan mengikuti ujian untuk mendapatkan ban cokelat.

Makna kata ban pada teks tersebut adalah ....
a. benda bulat dari karet yang dipasang melingkar
b. lingkar tenunan benang lebar tanpa ujung
c. tingkat kemahiran
d. jalur kereta api

Jawaban: C
Pembahasan: Semua jawaban merupakan makna ban, tetapi dalam konteks olahraga karate ban bermakna tingkatan kemahiran. Ban cokelat: tingkat kemahiran kelima (putih, kuning, hijau, biru, cokelat, hitam).


B. Menentukan Informasi Tersurat Teks

    Informasi tersurat merupakan informasi tertulis berdasarkan teks yang dibaca. Informasi itu berupa isi yang terdapat pada masing-masing teks dan sesuai dengan karakteristik teks tersebut. Informasi isi dapat diperoleh dari membaca kata atau kalimat yang terdapat pada teks tersebut.

    Pada teks laporan, informasi isi berupa data-data yang tertulis pada judul, definisi, dan deskripsi. Pada teks eksposisi, informasi isi berupada ide atau gagasan yang tergambar pada bagian pendapat dan alasan pendukungnya. Informasi teks ulasan berupa pernyataan pada data karya yang diulas, keunggulan, dan kelemahan. Teks biografi, berisi keteladanan dam keistimewaan tokoh yang tertulis pada teks tersebut. Teks prosedur atau petunjuk melakukan sesuatu , informasi isi diperoleh dengan membaca pernyataan pada bagian tujuan, alat, petunjuk yang ditulisnya. Teks tanggapan kritis diperoleh dari membaca isi bagian pernyataan pendapat dan penolakan atau persetujuaan tentang isi pendapat pada teks tersebut.


Contoh Soal
Cermatilah teks berikut.

Rematik dan mandi di malam hari itu tidak ada kaitannya. Rematik adalah penyakit yang mengenai jaringan sendi dan cenderung menahun biasanya mengenai darah pergelangan kaki, lutut, siku, pinggang. Rematik disebabkan oleh virus karena proses penuaan atau akibat cedera mendadak. Jadi, sebenarnya rematik dan mandi malam itu tidak ada kaitannya, dan rematik bukan karena mandi malam.

Pernyataan yang sesuai dengan teks tersebut adalah ....
a. Rematik disebabkan mandi di malam hari.
b. Rematik dan mandi malam berhubungan erat.
c. Cedera mendadak bisa menjadi penyebab rematik.
d. Rematik tergolong penyakit dalam dan berat. 

Jawaban: C
Pemabahasan: Terdapat pada kalimat ketiga.


C. Menentukan Bagian Teks

    Setiap teks memiliki bagian yang manjadi ciri teks tersebut. Dalam hal menentukan bagian teks teks sebagai bahan ujian, kita perlu memahami bagian teks yang merupakan ciri khas tersebut. Misalnya, teks eksposisi memiliki bagian pendapatnya sendiri. Pendapat atau yang populer disebut dengan tesis, didukung oleh alasan yang memperkuang tesis (pendapat) tersebut. Oleh karena itu, teks eksposisi dapat diidentifikasi pada bagian pendapat atau alasan pendukungnya. Teks tanggapan kritis terdiri atas tanggapan atau pendapat tentang suatu objek disertai pernyataan persetujuan atau penolakan.

Contoh Soal
Cermatilah teks berikut.

(1) Bagian tidur lebih pagi sangatlah baik bagi kesehatan. (2) Hal ini karena udara pagi belum terkontaminasi dengan pencemaran lingkungan. (3) Namun, tidak semua orang menyadari akan hal itu. (4) Masih banyak kita jumpai orang yang bangun tidur setelah matahari muncul di ufuk timur.

Kalimat yang menyatakan alasan ditunjukan oleh nomor ....
a. (1)
b. (2)
c. (3)
d. (4)

Jawaban: B
Pembahasan: Ditunjukan oleh kata penghubung yaitu karena, yang menyatakan alasan.


D. Menentukan Ide Pokok Teks

    Ide Pokok atau gagasan utama merupakan pernyataan yang menjadi inti bahasan suatu teks. Ide pokok terdapat pada kalimat utama dalam setiap paragraf. Letaknya bisa terdapat di awal atau di akhir paragraf. Ada juga ide pokok (gagasan utama) yang terletak di tengah paragraf apabila paragraf tersebut termasuk paragraf deskripsi. Bila paragrafnya berupa paragraf campuran, ide pokok (gagasan utama) ada di awal dan di akhir paragraf. Hal yang merupakan ciri kalimat utama antara lain memiliki makna yang paling umum di antara kalimat-kalimat yang terdapat pada paragraf tersebut.

    Penentuan ide pokok perlu mempertimbangkan jenis teks dan pola pengembangan teks/paragraf tersebut. Jika teks tersebut berupa eksposisi, harus memperhatikan pola umum-khusus atau khusus-umum dan deduktif atau induktif.


Contoh Soal
Cermatilah teks berikut.

Tengan memiliki banyak kemampuan dalam beragam kegiatan. Dengan dilengkapi otot dan saraf yang sangat banyak, tangan dapat memegang benda dengan erat atau longgar sesuai dengan keadaannya. Tangan manusia yang terkepal dapat memukul dengan pukulan seberat 45 kg. Sebaliknya, melalui ibu jari dan jari telunjuk, tangan juga dapat merasakan sehelai kertas berketebalan sepersepuluh milimeter.

Ide Pokok atau gagasan utama teks tersebut adalah ....
a. kemampuan yang dimiliki tangan
b. kemampuan memegang benda
c. kepalan tangan yang kuat
d. benda yang dirasakan tangan

Jawaban: A
Pembahasan: Ditunjukan oleh kalimat pertama. Karena kalimat pertama memiliki penjelasan umum yang bisa digunakan untuk keseluruhan paragraf tersebut.

 

E. Menyimpulkan Isi Teks

    Simpulan merupakan pernyataan yang berisi fakta, pendapat, alasan pendukung mengenai tanggapan terhadap suatu objek. Bisa dikatakan bahwa simpulan merupakan pendapat akhir dari suatu uraian berupa informasi. Dalam soal bahasa Indonesia, simpulan bisa berupa rangkaian kalimat-kalimat fakta yang diberi pendapat.


Contol Soal
Cermatilah teks berikut.

Setiap hari memerlukan air, baik untuk mandi, minum, maupun mencuci. Di bidang pertanian, air digunakan untuk mengairi sawah. Di wilayah tertentu, air dapat digunakan untuk sarana transportasi. Di bidang teknologi, bisa dimanfaatkan untuk menggerakan kincir sebagai pembangkit listrik.

Simpulan teks tersebut adalah ....
a. Air digunakan untuk mandi, minum, dan menucuci.
b. Air memiliki peran penting dalam kehidupan
c. Di beberapa wilayah, air berguna untuk transportasi
d. Air dapat menggerakan kincir pembangkit listrik

Jawaban: B
Pembahasan: Data: air diperlukan untuk mandi, minum, dan mencuci; air digunakan untuk sarana transportasi; air dimanfaatkan untuk pembangkit listrik. 
Simpulan: Kata umum: perlu, guna, manfaat = peran penting; mandi, transportasi, pembangkit listrik = kehidupan.


F. Membandingkan Penggunaan Bahasa dan Pola Penyajian Beberapa Jenis Teks

    Membandingkan memiliki makna menentukan persamaan atau perbedaan. Membandingkan bahasa dimasudkan untuk menentukan persamaan atau perbedaan bahasa yang digunakan dalam teks atau paragraf. Lingkup materi yang dibandingkan bisa sesama jenis teks atau antarteks, tetapi minimal ada dua teks yang menjadi medianya. Begitupun persamaan atau perbedaan pola penyajian teks dimasudkan untuk persamaan atau perbedaan pola penyajian pada satu jenis teks atau antarjenis teks.

Contoh Soal
Cermatilah kedua kutipan teks berikut.

Kutipan Teks I
Kami melakukan kunjungan wisata ke TMII, Jakarta. Di sana, kami mengunjungi rumah adat. Di dalamnya terdapat berbagai simbol budaya masing-masing daerah. Selepas rumah adat, kami juga melihat-lihat beberapa suvenir yang dijual di beberapa kios. Tak ketinggalan, kami juga menonton film di Keong Emas.

Kutipan Teks II
Kami diberi tugas guru bahasa Indonesia meliputi peristiwa mudik di sekitar Merak. Pukul 07.00 pagi tim kami yang terdiri atas lima orang menuju lokasi dengan menumpang bus umum. Dua jam setelah itu, kami tiba di pelabuhan  Merak. Liputan pun kami gelar. Setelah dua jam kami meliputi, kami pun kembali ke rumah menumpang bus yang berbeda.

Perbedaan penyajian kedua teks tersebut adalah ....

 

Kutipan Teks I

Kutipan Teks II

a.

Urutan tempat

Urutan waktu

b.

Urutan tempat

Urutan peristiwa

c.

Urutan waktu

Urutan topik

d.

Urutan topic

Urutan tempat

Jawaban: A

Pembahasan:
Kata yang menunjukkan tempat: rumah adat, beberapa kios, Keong Emas
Kata yang menunjukkan waktu: pukul 07.00, dua jam sampai, dua jam meliputi


G. Menilai Keunggulan/Kelemahan Karya Nonsastra

    Menilai keunggulan dan kelemahan karya merupakan respon terhadap karya, baik karya sastra maupun nonsastra. Hal itu artinya memberi pertimbangan terhadap karya tentang keunggulan dan atau kelemahan karya. Istilah ini bisa disebut resensi atau ulasan. Untuk itu, keterampilan yang diperlukan adalah meresensi atau menanggapi. Lingkup materi yang digunakan bisa berbagai jenis teks (laporan, eksposisi, biografi, prosedur dalam bentuk paragraf ataupun dialog) sebagai karya, tetapi keterampilannya berupa menilai tentang karya tersebut. 

Contoh Soal
Cermatilah teks tersebut.

(1) Ekosistem di Indonesia, yang masih terjaga salah satunya adalah kawasan Gunung Kidul. (2) Di daerah itu sungai di bawah tanah, airnya melimpah. (3) Di gua dan sekitar sungai masih dihuni segerombolan kelelawar dan fitoplankton. (4) Fitoplankton itu menjadi makanan ikan sehingga ikan berkembang biak dengan baik. (5) Hewan-hewan melata atau reptil seperti ular, kadal, dan tokek masih berkeliaran. 

Kelemahan teks laporan tersebut adalah penggunaan tanda baca koma pada kalimat nomor ....
a. (1) dan (2)
b. (2) dan (3)
c. (3) dan (4)
d. (4) dan (5)

Jawaban: A
Pembahasan: Tanda koma digunakan antara lain jika terdapat rincian lebih dari dua dan memisahkan anak kalimat dengan induk kalimatnya. Tidak terdapat dua hal tersebut pada kalimat nomor 1 dan 2.



Tags: 

Materi membaca nonsastra mata pelajaran bahasa indonesia. Rangkuman materi UN membaca nonsastra. Ringkasan materi bahasa indonesia membaca nonsastra. Contoh soal materi membaca nonsastra bahasa Indonesia. Kumpulan soal materi membaca nonsastra beserta jawabannya. Latihan soal bab membaca nonsastra beserta penjelasannya. Soal dan jawaban bab membaca nonsastra beserta pembahasannya pelajaran bahasa Indonesia. Bank soal bab membaca nonsastra lengkap jawabannya. Belajar materi membaca nonsastra bahasa Indonesia.


Thanks for these books ya

[Click Here] 👀👀👀 references

Related Posts

1 komentar: