iklan banner
Tampilkan postingan dengan label [Lainnya]. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label [Lainnya]. Tampilkan semua postingan

Kamis, 01 Juli 2021

Membaca NonSastra (Rangkuman Materi)

Membaca NonSastra (Rangkuman Materi)

Membaca NonSastra (Rangkuman Materi)

    MEMBACA NONSASTRA Rangkuman Materi Bahasa Indonesia - Membaca merupakan kegiatan merespon lambang-lambang cetak atau lambang-lambang tulis untuk memperoleh berbagai informasi. Informasi yang diperoleh sesuai hal yang diinginkan dengan memperhatikan berbagai sumber bacaan. Sumber bacaan yang dimaksud berupa buku/karya nonsastra dan sastra. Produk dari membaca adalah dapat memahami informasi dan karakteristik teks yang dibaca. Hal ini sesuai dengan yang disampaikan Syafi'ie (1996:6-7) tentang hakikat membaca, yaitu pengembangan ketrampilan, mulai dari keterampilan memahami kata-kata, kalimat-kalimat, paragraf-paragraf dalam bacaan sampai dengan memahami secara kritis dan evaluatif keseluruhan isi bacaan.

    Dalam Ujian Nasional, Membaca nonsastra memiliki dua tuntutan kemampuan, yaitu kemampuan memahami tingkat keterampilan berbahasa dan cakupan materi. Tingkatan keterampilan meliputi empat tingkat kognitif, yaitu mengetahui, memahami, mengaplikasi, dan keterampilan menalar. Mengetahui cakupan materinya meliputi kemampuan untuk memahami teks laporan, eksposisi, ulasan, biografi, prosedur atau petunjuk melakukan sesuatu, dan tanggapan kritis. Begitu pula kemampuan mengaplikasi dan menalar meliputi kesemua materi tersebut.


RANGKUMAN MATERI MEMBACA NON-SASTRA

A. Menentukan Makna Kata/Kalimat pada Teks

Membaca NonSastra: A. Menentukan Makna Kata/Kalimat pada Teks

    Makna adalah hubungan pertalian antara bentuk dan acuan. Bentuk yang lazim kita kenal berupa lambang bunyi. Acuan dapat berupa benda, aktivitas, peristiwa ataupun keadaan. Jika terdapat bentuk berupa lambang bunyi tetapi tidak ada acuannya, lambang bunyi tersebut tidak memiliki makna. Misalnya, kita menulis bebas sonoheho tidak memiliki makna karena lambang itu tidak ada acuannya. Berbeda apabila kita menulis dengan lambang bunyi rumah yang memiliki acuan benda sehingga rumah memiliki makna, yaitu tempat tinggal.

    Makna dipengaruhi oleh konteks. Tentang konteks, para ahli bahasa memiliki pandangan hampir sama. Kleden (dalam Sudaryat, 2009:141) mengatakan konteks adalah ruang dan waktu yang spesifik yang dihadapi seseorang atau sekelompok orang. Halliday (1994:6) mengemukakan bahwa konteks adalah teks yang menyertai teks. Masudnya konteks itu hadir menyertai teks. Kemudian Kridalaksana (2011:134) mengartikan konteks adalah (1) aspek-aspek lingkungan fisik atau sosial yang kait mengait dengan ujaran tertentu, (2) pengetahuan yang sama-sama yang memiliki pembicara dan pendengar sehingga pendengar paham apa yang dimaksud pembicara. 

    Berdasarkan uraian tersebut dapat disimpulkan bahwa konteks memiliki syarat tertentu, antara lain (1) ada waktu atau tempat,
(2) ada pelaku yang berkomunikasi,
(3) ada peristiwa atau terjadinya peristiwa, dan
(4) memiliki tujuan atau maksud.
Dengan demikian, makna kata atau makna kalimat akan berbeda-beda dalam konteks yang berbeda pula. Jika kata tersebut berdiri sendiri, akan bermakna umum, tetapi akan menjadi makna tertentu jika berada dalam konteks kalimat tertentu.. Demikian pula kalimat akan memiliki makna yang berbeda jika berada dalam konteks paragraf yang berbeda.

Contoh makna kata:

1. Tahanan itu mendapat remisi karena menunjukan sikap baik selama dalam tahanan.
2. Tahanan listrik di Desa Kahanan sangat tinggi

            Makna kata Tahanan pada kalimat 1 adalah orang yang ditahan sehubungan dengan suatu perkara  pindana dan bermakna tempat menahan. Pada kalimat 2 bermakna daya yang menahan arus listrik.


Contoh makna kalimat:

Siswa SMP Kanahan mengadakan berbagai lomba pada hari Minggu. Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka memperingati 17 Agustus. Masing-masing peserta lomba berjuang dengan penuh semangat dan suka, karena mereka ingin mendapatkan tempat juara.

            Kalimat kedua pada paragraf tersebut bermakna kegiatan dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.  Lalu, yang dimaksud 17 Agustus adalah Hari Kemerdekaan Indonesia.

Berdasarkan pernyataan Halliday sebelumnya, maka sesuai dengan konteks bisa terjadi pada berbagai teks. Jenis teks sebagai lingkup materi ujian nasional antara lain teks laporan, eksposisi, ulasan, biografi, prosedur, dan tanggapan kritis.


Contoh Soal

Cermatilah teks berikut.

Roni sudah belajar karate selama sepuluh tahun. Dalam sepuluh tahun itu, Roni telah berkali-kali naik tingkat melalui proses ujian. Kali ini, ia akan mengikuti ujian untuk mendapatkan ban cokelat.

Makna kata ban pada teks tersebut adalah ....
a. benda bulat dari karet yang dipasang melingkar
b. lingkar tenunan benang lebar tanpa ujung
c. tingkat kemahiran
d. jalur kereta api

Jawaban: C
Pembahasan: Semua jawaban merupakan makna ban, tetapi dalam konteks olahraga karate ban bermakna tingkatan kemahiran. Ban cokelat: tingkat kemahiran kelima (putih, kuning, hijau, biru, cokelat, hitam).


B. Menentukan Informasi Tersurat Teks

Membaca NonSatra : B. Menentukan Informasi Tersirat

    Informasi tersurat merupakan informasi tertulis berdasarkan teks yang dibaca. Informasi itu berupa isi yang terdapat pada masing-masing teks dan sesuai dengan karakteristik teks tersebut. Informasi isi dapat diperoleh dari membaca kata atau kalimat yang terdapat pada teks tersebut.

    Pada teks laporan, informasi isi berupa data-data yang tertulis pada judul, definisi, dan deskripsi. Pada teks eksposisi, informasi isi berupada ide atau gagasan yang tergambar pada bagian pendapat dan alasan pendukungnya. Informasi teks ulasan berupa pernyataan pada data karya yang diulas, keunggulan, dan kelemahan. Teks biografi, berisi keteladanan dam keistimewaan tokoh yang tertulis pada teks tersebut. Teks prosedur atau petunjuk melakukan sesuatu , informasi isi diperoleh dengan membaca pernyataan pada bagian tujuan, alat, petunjuk yang ditulisnya. Teks tanggapan kritis diperoleh dari membaca isi bagian pernyataan pendapat dan penolakan atau persetujuaan tentang isi pendapat pada teks tersebut.


Contoh Soal

Cermatilah teks berikut.

Rematik dan mandi di malam hari itu tidak ada kaitannya. Rematik adalah penyakit yang mengenai jaringan sendi dan cenderung menahun biasanya mengenai darah pergelangan kaki, lutut, siku, pinggang. Rematik disebabkan oleh virus karena proses penuaan atau akibat cedera mendadak. Jadi, sebenarnya rematik dan mandi malam itu tidak ada kaitannya, dan rematik bukan karena mandi malam.

Pernyataan yang sesuai dengan teks tersebut adalah ....
a. Rematik disebabkan mandi di malam hari.
b. Rematik dan mandi malam berhubungan erat.
c. Cedera mendadak bisa menjadi penyebab rematik.
d. Rematik tergolong penyakit dalam dan berat. 

Jawaban: C
Pemabahasan: Terdapat pada kalimat ketiga.


C. Menentukan Bagian Teks

Membaca NonSatra : C. Menentukan Bagian Teks    Setiap teks memiliki bagian yang manjadi ciri teks tersebut. Dalam hal menentukan bagian teks teks sebagai bahan ujian, kita perlu memahami bagian teks yang merupakan ciri khas tersebut. Misalnya, teks eksposisi memiliki bagian pendapatnya sendiri. Pendapat atau yang populer disebut dengan tesis, didukung oleh alasan yang memperkuang tesis (pendapat) tersebut. Oleh karena itu, teks eksposisi dapat diidentifikasi pada bagian pendapat atau alasan pendukungnya. Teks tanggapan kritis terdiri atas tanggapan atau pendapat tentang suatu objek disertai pernyataan persetujuan atau penolakan.

Contoh Soal

Cermatilah teks berikut.

(1) Bagian tidur lebih pagi sangatlah baik bagi kesehatan. (2) Hal ini karena udara pagi belum terkontaminasi dengan pencemaran lingkungan. (3) Namun, tidak semua orang menyadari akan hal itu. (4) Masih banyak kita jumpai orang yang bangun tidur setelah matahari muncul di ufuk timur.

Kalimat yang menyatakan alasan ditunjukan oleh nomor ....
a. (1)
b. (2)
c. (3)
d. (4)

Jawaban: B
Pembahasan: Ditunjukan oleh kata penghubung yaitu karena, yang menyatakan alasan.


D. Menentukan Ide Pokok Teks

Membaca NonSastra : D. Menentukan Ide Pokok
    Ide Pokok atau gagasan utama merupakan pernyataan yang menjadi inti bahasan suatu teks. Ide pokok terdapat pada kalimat utama dalam setiap paragraf. Letaknya bisa terdapat di awal atau di akhir paragraf. Ada juga ide pokok (gagasan utama) yang terletak di tengah paragraf apabila paragraf tersebut termasuk paragraf deskripsi. Bila paragrafnya berupa paragraf campuran, ide pokok (gagasan utama) ada di awal dan di akhir paragraf. Hal yang merupakan ciri kalimat utama antara lain memiliki makna yang paling umum di antara kalimat-kalimat yang terdapat pada paragraf tersebut.

    Penentuan ide pokok perlu mempertimbangkan jenis teks dan pola pengembangan teks/paragraf tersebut. Jika teks tersebut berupa eksposisi, harus memperhatikan pola umum-khusus atau khusus-umum dan deduktif atau induktif.

Contoh Soal

Cermatilah teks berikut.

Tengan memiliki banyak kemampuan dalam beragam kegiatan. Dengan dilengkapi otot dan saraf yang sangat banyak, tangan dapat memegang benda dengan erat atau longgar sesuai dengan keadaannya. Tangan manusia yang terkepal dapat memukul dengan pukulan seberat 45 kg. Sebaliknya, melalui ibu jari dan jari telunjuk, tangan juga dapat merasakan sehelai kertas berketebalan sepersepuluh milimeter.

Ide Pokok atau gagasan utama teks tersebut adalah ....
a. kemampuan yang dimiliki tangan
b. kemampuan memegang benda
c. kepalan tangan yang kuat
d. benda yang dirasakan tangan

Jawaban: A
Pembahasan: Ditunjukan oleh kalimat pertama. Karena kalimat pertama memiliki penjelasan umum yang bisa digunakan untuk keseluruhan paragraf tersebut.

 

E. Menyimpulkan Isi Teks

    Simpulan merupakan pernyataan yang berisi fakta, pendapat, alasan pendukung mengenai tanggapan terhadap suatu objek. Bisa dikatakan bahwa simpulan merupakan pendapat akhir dari suatu uraian berupa informasi. Dalam soal bahasa Indonesia, simpulan bisa berupa rangkaian kalimat-kalimat fakta yang diberi pendapat.

Contol Soal

Cermatilah teks berikut.

Setiap hari memerlukan air, baik untuk mandi, minum, maupun mencuci. Di bidang pertanian, air digunakan untuk mengairi sawah. Di wilayah tertentu, air dapat digunakan untuk sarana transportasi. Di bidang teknologi, bisa dimanfaatkan untuk menggerakan kincir sebagai pembangkit listrik.

Simpulan teks tersebut adalah ....
a. Air digunakan untuk mandi, minum, dan menucuci.
b. Air memiliki peran penting dalam kehidupan
c. Di beberapa wilayah, air berguna untuk transportasi
d. Air dapat menggerakan kincir pembangkit listrik

Jawaban: B
Pembahasan: Data: air diperlukan untuk mandi, minum, dan mencuci; air digunakan untuk sarana transportasi; air dimanfaatkan untuk pembangkit listrik. 
Simpulan: Kata umum: perlu, guna, manfaat = peran penting; mandi, transportasi, pembangkit listrik = kehidupan.


F. Membandingkan Penggunaan Bahasa dan Pola Penyajian Beberapa Jenis Teks

    Membandingkan memiliki makna menentukan persamaan atau perbedaan. Membandingkan bahasa dimasudkan untuk menentukan persamaan atau perbedaan bahasa yang digunakan dalam teks atau paragraf. Lingkup materi yang dibandingkan bisa sesama jenis teks atau antarteks, tetapi minimal ada dua teks yang menjadi medianya. Begitupun persamaan atau perbedaan pola penyajian teks dimasudkan untuk persamaan atau perbedaan pola penyajian pada satu jenis teks atau antarjenis teks.

Contoh Soal

Cermatilah kedua kutipan teks berikut.

Kutipan Teks I
Kami melakukan kunjungan wisata ke TMII, Jakarta. Di sana, kami mengunjungi rumah adat. Di dalamnya terdapat berbagai simbol budaya masing-masing daerah. Selepas rumah adat, kami juga melihat-lihat beberapa suvenir yang dijual di beberapa kios. Tak ketinggalan, kami juga menonton film di Keong Emas.

Kutipan Teks II
Kami diberi tugas guru bahasa Indonesia meliputi peristiwa mudik di sekitar Merak. Pukul 07.00 pagi tim kami yang terdiri atas lima orang menuju lokasi dengan menumpang bus umum. Dua jam setelah itu, kami tiba di pelabuhan  Merak. Liputan pun kami gelar. Setelah dua jam kami meliputi, kami pun kembali ke rumah menumpang bus yang berbeda.

Perbedaan penyajian kedua teks tersebut adalah ....

 

Kutipan Teks I

Kutipan Teks II

a.

Urutan tempat

Urutan waktu

b.

Urutan tempat

Urutan peristiwa

c.

Urutan waktu

Urutan topik

d.

Urutan topic

Urutan tempat

Jawaban: A

Pembahasan:
Kata yang menunjukkan tempat: rumah adat, beberapa kios, Keong Emas
Kata yang menunjukkan waktu: pukul 07.00, dua jam sampai, dua jam meliputi


G. Menilai Keunggulan/Kelemahan Karya Nonsastra

    Menilai keunggulan dan kelemahan karya merupakan respon terhadap karya, baik karya sastra maupun nonsastra. Hal itu artinya memberi pertimbangan terhadap karya tentang keunggulan dan atau kelemahan karya. Istilah ini bisa disebut resensi atau ulasan. Untuk itu, keterampilan yang diperlukan adalah meresensi atau menanggapi. Lingkup materi yang digunakan bisa berbagai jenis teks (laporan, eksposisi, biografi, prosedur dalam bentuk paragraf ataupun dialog) sebagai karya, tetapi keterampilannya berupa menilai tentang karya tersebut. 

Contoh Soal

Cermatilah teks tersebut.

(1) Ekosistem di Indonesia, yang masih terjaga salah satunya adalah kawasan Gunung Kidul. (2) Di daerah itu sungai di bawah tanah, airnya melimpah. (3) Di gua dan sekitar sungai masih dihuni segerombolan kelelawar dan fitoplankton. (4) Fitoplankton itu menjadi makanan ikan sehingga ikan berkembang biak dengan baik. (5) Hewan-hewan melata atau reptil seperti ular, kadal, dan tokek masih berkeliaran. 

Kelemahan teks laporan tersebut adalah penggunaan tanda baca koma pada kalimat nomor ....
a. (1) dan (2)
b. (2) dan (3)
c. (3) dan (4)
d. (4) dan (5)

Jawaban: A
Pembahasan: Tanda koma digunakan antara lain jika terdapat rincian lebih dari dua dan memisahkan anak kalimat dengan induk kalimatnya. Tidak terdapat dua hal tersebut pada kalimat nomor 1 dan 2.



Tags: 

Materi membaca nonsastra mata pelajaran bahasa indonesia. Rangkuman materi UN membaca nonsastra. Ringkasan materi bahasa indonesia membaca nonsastra. Contoh soal materi membaca nonsastra bahasa Indonesia. Kumpulan soal materi membaca nonsastra beserta jawabannya. Latihan soal bab membaca nonsastra beserta penjelasannya. Soal dan jawaban bab membaca nonsastra beserta pembahasannya pelajaran bahasa Indonesia. Bank soal bab membaca nonsastra lengkap jawabannya. Belajar materi membaca nonsastra bahasa Indonesia.


Thanks for these books ya

[Click Here] πŸ‘€πŸ‘€πŸ‘€ references

Sabtu, 29 Mei 2021

[Kunci Jawaban] Buku IPA Kelas 7 BAB 1

[Kunci Jawaban] Buku IPA Kelas 7 BAB 1

[Kunci Jawaban] Buku IPA Kelas 7 BAB 1

Kunci Jawaban Soal BAB 1 Objek IPA dan Pengamatannya Buku IPA Kelas 7 Kurikulum 2013. Haluuu teman-teman ^.^ jumpa lagi dengan mimin di muheren.com , nah disini kita akan melanjutkan pembahasan kita dari artikel sebelumnya ya. Disini kami mulai melanjutkan pada halaman 18, jika kalian ingin melihat pembahasan kunci jawaban Bab 1 Objek dan Pengamatannya untuk halaman buku 1-18, silahkan klik link di bawah ini. Semangatt!!

Halaman Sebelumnya



> Ayo Kita Amati {2}

Kalau di saya ada di halaman 18 guys, posisi bawah Buku IPA Kelas VII SMP/MTs Edisi Revisi

1. Apakah yang dimaksud dengan mengukur? Dalam melakukan pengukuran, mengapa harus dipergunakan satuan pengukuran yang baku?

Jawab: Mengukur: kegiatan membandingkan suatu besaran dengan besaran sejenis sebagai satuan. Pengukuran menggunakan satuan baku, agar hasilnya dapat dikomunikasikan secara eksak

2. Berilah contoh besaran yang satuannya dalam SI adalah sekon (detik)!

Jawab: Waktu yang diperlukan pelari untuk menempuh jarak 100 m, waktu perjalanan dari bagian belakang kelas ke bagian depan kelas, dan sebagainya.

3. Neptunus adalah salah satu planet dalam tata surya kita. Jarak Neptunus dengan Matahari adalah 30 SA. Berapa jarak ini dalam kilometer?

Jawab: Jaraknya = 30 SA × 150 juta km/SA = 450 juta km

4. Mengapa semua ilmuwan dan produsen (penghasil) barang-barang pabrik di seluruh dunia harus menggunakan satuan pengukuran baku yang sama?

Jawab: Agar semua ukuran dipahami secara sama, sehingga tidak terjadi salah paham


> Ayo Kita Lakukan {5}

Kalau di saya ada di halaman 19 guys, posisi bawah Buku IPA Kelas VII SMP/MTs Edisi Revisi

"Besaran dan Satuan pada Mikroorganisme"

Bandingkan taksiranmu dan teman-temanmu dengan hasil pengukuranmu! Diskusikan, apakah dekatnya hasil taksiran dengan hasil pengukuran sebenarnya dapat ditingkatkan dengan latihan? Untuk mengujinya, berlatihlah menaksir dan kemudian uji dengan hasil pengukuran!

Jawab: 

Disini semisal diambil data panjang buku, seperti terlihat pada gambar tabel.Terlihat bahwa selisih dari hasil Taksiran dan hasil Pengukuran memiliki selisih 1 digit angka (misal: selisih 1 sampai 9 poin). Jadi dapat disimpulkan bahwa selisih ini bisa dibilang kecil, dan dapat ditingkatkan dengan berlatih menaksir panjang agar hasil selisih antara Taksiran dan Pengukuran terlihat lebih kecil lagi.


> Ayo Kita Lakukan {6}

Kalau di saya ada di halaman 22 guys Buku IPA Kelas VII SMP/MTs Edisi Revisi

"Mengukur Massa"

Pilihlah 3 (tiga) benda di sekitarmu! Ukurlah massa benda-benda tersebut! Catatlah hasilnya! Mintalah temanmu untuk melakukan hal yang sama! Apakah hasilnya sama?

Jawab:  

Disini kalian bebas mau mengukur apa ya, tidak ada pembahasan ^.^ Karena jawaban pada pertanyaan ini sesuai dengan benda yang kalian ukur, mimin gatau benda apa yang ingin kalian ukur jadi nggabisa menjawab ~~ Semangatt hehehe Pokoknya perhatikan cara mengukur massa benda. Harus Benar. Lihat contoh pengukuran dibawah ini


> Tantangan

Ada di halaman 23 guys, posisi atas Buku IPA Kelas VII SMP/MTs Edisi Revisi

Jika kamu ingin mengukur massa zat cair, bagaimana caranya? Diskusikan urutan langkah yang akan ditempuh dengan teman kelompokmu. Sampaikan hasilnya dalam bentuk urutan (prosedur) mengukur massa zat cair.

Jawab: 

Cara mengukur massa zat cair dengan menggunakan neraca. Prosedurnya:
1. Timbang terlebih dahulu massa wadah yang akan digunakan. misal menggunakan gelas denga massa 10 gram.
2. Masukan zat cair ke dalam wadah tersebut.
3. Timbanglah massa zat cair beserta wadahnya ke necara. misal hasil dari perhitungan neraca adalah 30gram.
4. Untuk mengetahui massa zat cair itu sendiri, menghitung dengan rumus yaitu
Massa zat cair = Massa total - Massa wadah 
dimana massa total adalah massa zat cair beserta wadahnya, jadi Massa zat cair = 30 - 10 = 20 gram.


> Ayo Kita Latihan

Di saya ada di halaman 24 guys, posisi bawah Buku IPA Kelas VII SMP/MTs Edisi Revisi

1. Apakah yang dimaksud dengan besaran pokok?
2. Mengapa dibuat satuan-satuan standar, misalnya satu kilogram standar, satu meter standar, dan satu sekon standar?
3. Berilah contoh besaran-besaran dalam kehidupan sehari-hari yang satuannya dalam SI adalah meter, kilogram, atau sekon (detik)

Jawab:

1. Menurut buku ini, Besaran pokok adalah besaran yang satuannya didefinisikan.

2. Karena satuan standar dibuat untuk mendapatkan ukuran yang tepat untuk berbagai setiap pengukuran di berbagai kondisi dan di berbagai tempat. Sehingga tidak ada kontradiksi dalam pengukuran yang sama.

3. Contoh besaran-besaran dalam kehidupan sehari-hari
a. Contoh besaran yang satuannya meter : panjang halaman sekolah,tinggi tiang bendera, lebar ruang kelas, dan sebagainya.
b. Contoh besaran yang satuannya kilogram : massa tubuh, massa seember air, massa sekarung beras, dan sebagainya
c. Contoh besaran yang satuannya sekon : waktu untuk menulis kata “satuan”, waktu untuk berenang 50 meter, waktu untuk berlari 80 meter, dan sebagainya.


> Berpikir Kritis

Di saya ada di halaman 24 guys, posisi bawah Buku IPA Kelas VII SMP/MTs Edisi Revisi

Jika pengetahuan dan teknologi makin maju, mungkinkah satuan standar yang digunakan sekarang diperbarui? Jelaskan!

Jawab: 

Satuan standar dibuat untuk menjadi ukuran tetap saat proses pengukuran. Adapun pengukuran tersebut berkembang sesuai dengan teknologi dan pengetahuan yang ada. Sehingga menyebabkan  satuan standar juga ikut berubah.

Buktinya pada Satuan Standar Panjang (meter)
Pada awal tahun 1793, 1 meter didefinisikan 1/10.000.000 dari panjang meridian melalui Paris antara kutub utara dan khatulistiwa.
Setalah itu terjadi perubahan kedua pada tahun 1960, dimana 1 meter adalah 1.650.763,73 panjang gelombang dalam ruang hampa dari radiasi sesuai dengan transisi antara level kuantum 
Dan akhirnya yang digunakan saat ini, 1 meter didefinisikan sebagai jarak yang ditempuh oleh cahaya dalam ruang hampa dalam 1/299.792.458 sekon


> Ayo Kita Lakukan {7}

Di saya ada di halaman 25 guys, posisi bawah Buku IPA Kelas VII SMP/MTs Edisi Revisi

"Analisis dan Penggalian Ide Lanjutan"
Diskusikan dengan temanmu, apa kelemahan pengukuran luas daun dengan cara di atas. Adakah cara lain atau hal-hal yang dapat dilakukan untuk memperbaiki metode pengukuran di atas?

Jawab: 

Contoh hasil pekerjaan peserta didik:

Metode/cara mengukur luas daun: menempelkan daun pada kertas milimeter, memplot garis tepian daun di kertas milimeter, kemudian menghitung luasnya (dalam satuan mm2 atau cm2). Adapun Hasil pengukuran luas daun mangga = 43 cm2

Walaupun metode ini bisa dipakai akan tetapi memiliki kelemahan yaitu kurang akurat, karena sulitnya mengukur dan tetapan untuk tiap petak kotaknya biasanya berbeda-beda (satuan standarnya).


> Ayo Kita Lakukan {8}

Di saya ada di halaman 26-27 guys, posisi bawah Buku IPA Kelas VII SMP/MTs Edisi Revisi

"Cara Termurah Membeli Minuman"

Misalnya, kamu akan membeli minuman segar untuk persiapan piknik. Di sebuah toko, kamu menemukan dua cara yang mungkin untuk membeli minuman segar, yaitu satu botol besar berisi 2 L dengan harga Rp10.000,00 atau 6 kaleng berisi 250 mL, dengan harga Rp2.000,00 tiap kalengnya.

Bagaimana kamu memutuskan membeli minuman botol atau minuman kaleng agar lebih ekonomis?

1. Berapakah volume minuman yang diperoleh dari satu botol dan berapa volume yang diperoleh dari 6 kaleng? Nyatakan setiap jawabanmu dalam liter!

2. Berapakah harga minuman tersebut per liternya jika membeli dalam botol? Hitung juga harga per liternya jika membeli dalam kaleng! Manakah yang lebih murah?

Jawab: 

Samakan terlebih dahulu satuan standarnya
Volume perbotol = 2 Liter
Volume perkaleng = 250 mL = 250 : 1000 = 0,25 Liter

1. Menghitung Volume Minuman
-> Volume pada Botol = 1 (Botol) x 2 Liter = 2 Liter
-> Volume pada Kaleng= 6 (kaleng) x 0,25 Liter = 1,5 Liter

2. Menghitung Harga dan Mana yang ekonomis ?
=> Harga per Liter untuk botol = Rp 10.000 : 2 Liter = Rp 5.000/Liter
=> Harga per Liter untuk kaleng = (6 x Rp 2.000) : (6 x 0,25 Liter) = Rp 12.000 : 1,5 Liter = Rp 8.000/Liter
Dari hasil perhitungan tsb, harga yang paling ekonomis (murah / terjangkau) adalah Harga Botol


> Berpikir Kritis

Di saya ada di halaman 27 guys, posisi tengah Buku IPA Kelas VII SMP/MTs Edisi Revisi


"Berpikir Kritis"

Jika kamu akan membeli minuman segar untuk acara yang lebih besar, kamu harus menyusun anggaran lebih dulu. Dengan dana Rp50.000,00, berapa liter minuman segar yang dapat dibeli?

Jawab:

Dari jawaban permasalan "Ayo Kita Lakukan" sebelumnya, kita akan membeli minuman dengan harga per botol nya Rp 5.000 karena lebih ekonomis daripada harga perkalengnya. Apabila kita memiliki modal Rp 50.000, Banyak liter minuman yang dapat kita beli dapat dihitung sebagai berikut:

Banyak Liter = Modal : Harga per Liter
Banyak Liter = Rp 50.000 : Rp 5.000/L
Banyak Liter = 10 Liter


> Ayo Kita Lakukan

Di saya ada di halaman 29 guys, posisi tengah ya Buku IPA Kelas VII SMP/MTs Edisi Revisi

1. Apakah yang dimaksud dengan besaran turunan?

2. Mengapa volume termasuk besaran turunan?

3. Jika ibumu melarutkan 5 gram garam dapur ke dalam 250 mL air, berapakah konsentrasi larutan garam yang terjadi, dalam satuan g/L?

4. Anita menanam kacang hijau dalam pot. Pada awal pengukuran, tinggi kecambah dari permukaan tanah 2 cm. Selang 5 hari kemudian, ternyata tinggi kecambah menjadi 8 cm. Berapakah laju pertumbuhannya?

Jawab:

1. Besaran turunan: besaran yang satuannya diturunkan dari besaran pokok.

2. Satuan volume (misalnya m3) diturunkan dari satuan panjang (m).

3. K = 5 g/0,25 L = 20 g/L

4. Laju pertumbuhannya =6 cm/5 hari = 1,2 cm/hari.


> Berpikir Kreatif

Di saya ada di halaman 29 guys, posisi bawah ya Buku IPA Kelas VII SMP/MTs Edisi Revisi


Misalkan, kamu hendak menentukan produktivitas lahan sawah yang ditanami padi. Rumuskan satuan apa yang sesuai? Beri penjelasan tentang rumusan kamu tersebut!

Jawab:

Satuan yang dipakai dapat berupa kg/m2
kg disini mewakili massa produktivitas sedangkan m2 mewakili luas lahan sawah yang menghasilkan produktivitas tersebut. Jadi kg/m2 dapat didefinisikan sebagai jumlah massa produktivitas per satuan luas lahan.



Jumat, 28 Mei 2021

[KUNCI JAWABAN] Bab 1 Objek IPA dan Pengamatannya

[KUNCI JAWABAN] Bab 1 Objek IPA dan Pengamatannya

[KUNCI JAWABAN] Bab 1 Objek IPA dan Pengamatannya

Kunci Jawaban Soal Soal BAB 1 Objek IPA dan Pengamatannya. Selamat datang di Muheren.com ^.^ nah guys, kali ini kita akan membahas pertanyaan-pertanyaan terkait BAB 1 Objek dan Pengamatan IPA, yang kalian tempuh pada kelas 7 SMP di semester awal. Sebenarnya pertanyaan ini mengandung jawaban dan opini kalian sendiri, akan tetapi mungkin ada yang masih bingung jadi mari kita bahas bersama-sama yaa πŸ‘ΏπŸ‘·πŸ˜Baik langsung saja ya,, semangatt!!


> Ayo Kita Lakukan {1}

Kalau di saya ada di halaman 8 guys Buku IPA Kelas VII SMP/MTs Edisi Revisi

"Mengamati Temanmu"

1. Buat kesepakatan dengan temanmu, siapa yang diamati lebih dulu!

Jawab: Semisal mengamati temanmu : Adi

2. Lakukan pengamatan terhadap temanmu! Amati sebanyak mungkin ciri-ciri temanmu yang bisa diamati!

Jawab: Ciri-ciri yang didapat setelah pengamatan adalah warna kulit coklat dan agak kasar, rambut hitam ikal, warna pupil mata hitam, ada detak yang kontinyu, dan lain-lain. 

(Nah disini kalian sebutkan hal-hal yang dapat dilihat oleh mata, jangan sebutkan karakter/sifat seseorang karena hal tersebut bersifat relatif di dalam sebuah pengamatan)

3. Tuliskan hasil pengamatan kamu. Ingat, hanya hasil pengamatan, bukan tafsiran terhadap pengamatan!

Jawab: Tulis hasil pengamatanmu di buku. 

(Tafsiran yang dimasud hal-hal bersifat relatif, seperti karakter seseorang, misalnya: Adi pemarah namun hatinya lembut. Nah ini jangan dimasukin hasil pengamatan ya) 

"Menalar dan Mengomunikasikan"

Untuk satu orang yang diamati, bandingkan hasil pengamatanmu dengan hasil pengamatan teman kamu. Adakah yang berbeda? Mengapa hasilnya demikian? Apakah yang memengaruhi hasil pengamatan tersebut? Diskusikan dengan teman-temanmu.

Pada bagian ini, kalian bandingkan hasil pengatanmu dengan temanmu, apakah berbeda ? Apabila ada perbedaan, hal ini tentunya dikarenakan pendapat manusia itu berbeda-beda. Semisal rambut Adi  panjangnya 5 cm, nah Orang A mengatakan penilaian bahwa rambut Adi itu Panjang. Tapi Orang B mengatakan rambut Adi itu pendek. Hal ini disebabkan patokan seberapa panjang atau pendek nya rambut Adi menurut kedua orang itu berbeda. Jadi perbedaan pendapat dalam pengamatan itu normal apabila tidak ada patokan yang pasti. Adapun apa itu patokan yang pasti, contohnya dalam mengukur besaran menggunakan Satuan Internasional.


> Ayo Kita Lakukan {2}

Di saya berada pada halaman 9 guys Buku IPA Kelas VII SMP/MTs Edisi Revisi

"Kerja dalam IPA"

1. Potong kertas isap atau kertas tisu dengan ukuran 4 cmx12 cm!

2. Gambarkan atau beri garis dengan spidol (atau pena) hitam 2 cm dari ujung kertas saring tersebut!

3. Ambil beaker glass atau gelas bekas air mineral, isi dengan air setinggi 1 cm!

4. Buatlah prediksi: apa yang akan terjadi pada garis hitam tersebut, setelah kertas tisu dicelupkan beberapa saat ke dalam air?

5. Celupkan kertas tisu di air, dengan posisi garis berada sedikit di atas permukaan air! Amatilah perubahan yang terjadi pada kerta tisu dan garis hitam. Catat hasil pengamatanmu.

"Diskusikan"

Jika prediksimu berbeda dengan kenyataannya, apakah akan diubah sesuai hasil pengamatanmu? Mengapa? 

Jawab: 

Ada 2 Contoh hasil kerja peserta didik:

1). Contoh prediksi peserta didik: garis itu akan menjadi kabur karena terkena air yang bergerak naik pada tisu. Contoh hasil pengamatan peserta didik: setelah tisu dicelup, air mulai bergerak naik di dalam tisu. Air mengenai garis, 4 menit kemudian garis tampak kabur. Nah prediksimu benar jadi tidak perlu melakukan perubahan pada hasil laporan pengamatan.

2). Apabila prediksi tidak sesuai pengamatan, berarti prediksi tidak tepat. Oleh karena itu, hasil prediksi sebelumnya harus diubah menjadi hasil pengamatan yang telah dilakukan. Harus dilaporkan sebagaimana hasil pengamatan berlangsungnya. Karena laporan pengamatan harus berisi hal-hal yang teruji, dan pasti.


> Ayo Kita Lakukan {3}

Kalau di saya ada di halaman 12 guys Buku IPA Kelas VII SMP/MTs Edisi Revisi

1. Seorang ilmuwan sedang tekun di laboratorium. Dia menyelidiki suatu zat dengan tujuan ingin mengetahui zat apakah itu. Bidang apa yang ditekuni ilmuwan itu?

Jawab: Kimia

2. Lakukan pengamatan terhadap akar tanaman. Laporkan hasil pengamatanmu dalam bentuk tulisan.

Jawab: Hasil pengamatan bervariasi. Tulisan laporan hasil pengamatan seharusnya menunjukkan deskripsi kualitatif hasil pengamatan dengan mata (misalnya bentuk akar, warna, gambar akar yang diamati, dan sebagainya), pengamatan dengan indra pencium (bau akar). Lebih baik lagi, jika hasil pengamatan telah dilengkapi dengan deskripsi kuantitatif, misalnya panjang akar


> Berpikir kritis

Kalau di saya ada di halaman 13 guys Buku IPA Kelas VII SMP/MTs Edisi Revisi

Apakah “cinta”, “keadilan”, dan “kasih sayang” termasuk objek yang dipelajari dalam IPA? Jelaskan jawabanmu!

Jawab: Pengukuran merupakan objek yang dipelajari dalam IPA, karena bagian dari pengamatan. Pengukuran dapat dilakukan terhadap besaran benda-benda, tidak hanya benda mati (misalnya, massa kelinci, panjang telinga kelinci, suhu kelinci, dan lain-lain). Contoh bukan besaran IPA: cinta, keadilan, rasa sayang, dan lain-lain. Tidak termasuk ke dalam besaran IPA karena hal seperti cinta, keadilan, rasa sayang merupakan objek yang bersifat relatif tergantung perasaan seseorang, yang tidak memiliki tolak ukur yang pasti. Sedangkan IPA mempelajari ilmu yang pasti.


> Ayo Kita Lakukan {4}

Kalau di saya ada di halaman 13-14 guys Buku IPA Kelas VII SMP/MTs Edisi Revisi

"Menalar dan Mengomunikasikan"

Bandingkan hasil pengukuranmu dan hasil pengukuran temanmu! Catat persamaan dan perbedaannya! Jika hasil pengukurannya dikomunikasikan kepada orang lain, apakah orang tersebut memperoleh pemahaman yang sama? Berdasarkan hasil perbandingan tersebut, hal penting apakah yang harus dirumuskan bersama? Diskusikan dalam kelompokmu.

Jawab: 
Ternyata hasilnya berbeda-beda, karena satuan yang digunakan berbeda. Walaupun sama-sama jengkal, tapi panjang jengkal Edo dan jengkal Ilmi berbeda. Dan begitu pula Suri, dia menggunakan media ukur yang berbeda tentu saja hasilnya juga akan berbeda dengan Edo dan Ilmi.


> Ayo Kita Amati {1}

Kalau di saya ada di halaman 16 guys Buku IPA Kelas VII SMP/MTs Edisi Revisi

Amati satuan baku yang ada dalam mistar. Tuliskan satuan baku yang ada di dalam mistar tersebut! Bandingkan kedua satuan panjang dalam mistar itu. 

Jawab: Dapat dilihat bahwa pada penggaris satuan baku yang dipakai disana adalah cm dan inch. Cm merupakan satuan baku standar internasional yang telah diakui (cms), sedangkan inch tidak termasuk ke dalam satuan internasional. Perbandingan antara kedua satuan ini adalah cm : inch = 1 : 2,54


> Bandingkanlah

Kalau di saya ada di halaman 17 guys Buku IPA Kelas VII SMP/MTs Edisi Revisi

"Besaran dan Satuan pada Mikroorganisme"
Bakteri memiliki panjang sampai dengan 10 Β΅m. Virus memiliki panjang sampai dengan 100 nm. Berdasarkan data tersebut, manakah yang berukuran lebih panjang, bakteri atau virus? Jelaskan jawabanmu!  

Jawab: Untuk membandingkan mana yang lebih panjang, kita samakan terlebih dahulu kedua satuan panjang bakteri dan virus. Panjang bakteri adalah 10Β΅m = 10 : 1000.000 = 0,00001 meter. Panjang virus 100nm = 100 : 1000.000.000 = 0,0000001 meter. Setelah satuannya sama, maka bisa dibandingkan. Dapat dilihat bahwa panjang bakteri lebih panjang daripada panjang virus.


> Bandingkanlah

Kalau di saya ada di halaman 18 guys Buku IPA Kelas VII SMP/MTs Edisi Revisi

"Jadikan Satuan Astronomi"
Jarak Bumi sampai dengan Pluto adalah 5.900 juta km. Berapakah jarak tersebut dalam satuan astronomi?

Jawab: 5.900 x 1.000.000 km = .... SA  ; Dimana untuk menjadikan SA dari km, kita perlu membagi dengan 150 juta. Jadi dapat diketahui 5.900 x 1.000.000 : 150.000.000 =  39,33 SA



Lanjutkan Membaca

Klik "Lanjutkan Membaca" untuk melihat kunci jawaban untuk halaman berikutnya ada di atas ^.^ Terimakasih
[Solusi] UJI KOMPETENSI Bab 1 Objek IPA dan Pengamatannya

[Solusi] UJI KOMPETENSI Bab 1 Objek IPA dan Pengamatannya

[Solusi] UJI KOMPETENSI Bab 1 Objek IPA dan Pengamatannya

SOLUSI JAWABAN UJI KOMPETENSI BAB 1 Objek IPA dan Pengamatannya. Selamat datang di Muheren.com ^.^ Kali ini mimin akan berbagi solusi jawaban terkait pertanyaan Uji Kompetensi pada BAB Objek dan Pengamatan IPA. Kalian yang mungkin pusing-pusing memikirkan jawabannya, bisa cus melihat pembahasannya πŸ˜ƒπŸ˜ƒ hehehe... nah mungkin kalian ada yang ingin baca-baca terlebih dahulu materi terkait bab ini, bisa langsung klik tautan artikel berikut:

IPA : Rangkuman BAB Objek IPA dan Pengamatannya


JAWABAN UJI KOMPETENSI 
BAB 1 OBJEK IPA dan PENGAMATANNYA

1. Apa yang menjadi objek pengamatan IPA?

Pembahasan : Objek pengamatan dalam IPA meliputi semua objek yang ada di alam atau  benda-benda di alam (baik benda hidup maupun tak hidup, dengan berbagai ukurannya). 


2. Mengapa dunia IPA menggunakan satuan-satuan pengukuran yang baku?

Pembahasan : Menggunakan satuan yang baku agar hasil pengamatannya/pengukurannya dapat dikomunikasikan secara tepat, tidak ada penyimpangan antara hasil satu dengan yang lain.


3. Jelaskan cara mengubah satuan panjang dari satu satuan SI ke satuan SI yang lain? Dapatkah satuan massa dan volume diubah dengan cara yang sama? Berikan penjelasan!

Pembahasan : Dengan menggunakan awalan. Tiap awalan memiliki nilai tertentu yang merupakan kelipatan (atau pembagian) 10. Misalnya, mili bernilai 0,001. Berarti 1 milimeter = 0,001 meter. Hal ini juga berlaku untuk satuan massa dan volume, misalnya volume setetes air 0,2 mm^3 .


4. Lakukanlah pengubahan satuan di bawah ini.

a. 2.500 mililiter = .............. liter
b. 4 kilometer = .............. sentimeter
c. 2 kilogram = .............. miligram

Pembahasan : 

a. 2.500 : 1.000 = 2,5 Liter 

b. 4 x 100.000 = 400.000 sentimeter 

c. 2 x 1.000.000 = 2.000.000 miligram


5. Pilihlah satuan panjang yang tepat untuk menyatakan hasil pengukuran benda-benda di bawah ini!

a. tebal kertas
b. lebar ruangan kelas
c. jarak antara dua kota
d. jarak antara Bumi dan Pluto

Pembahasan : 

a. mm (milimeter)

b. m (meter)

c. km (kilometer)

d. SA (Satuan Astronomi)


Kamis, 27 Mei 2021

IPA : Rangkuman Bab Objek IPA dan Pengamatannya

IPA : Rangkuman Bab Objek IPA dan Pengamatannya

IPA : Rangkuman Bab Objek IPA dan Pengamatannya

    Rangkuman IPA, BAB Objek IPA dan Pengamatannya, BAB Objek dan Pengamatan IPA. Halo sobat Muheren.com ^.^ , kali ini kita akan sharing catatan dari Rangkuman Mata Pelajaran IPA, BAB 1 Objek IPA dan Pengamatannya. Kalian akan menemukan materi ini saat kalian melangkah di jenjang SMP Kelas 7 pada awal semester. Belajar materi IPA tentu mementingkan proses dari awal sampai akhir secara runtut agar informasi yang diketahui dapat mudah dicerna. Nah akan tetapi untuk menelaah setiap informasi yang ada secara runtut pasti membutuhkan waktu yang cukup lama. Oleh karena itu, Muheren.com berniat bebagi rangkuman atau ringkasan BAB Objek Ipa dan Pengamatannya, agar kalian lebih mudah belajar dalam waktu singkat. Perlu diketahui, hal-hal yang disampaikan di bawah ini akan merujuk pada point-point penting nya menurut kami nggih. InsyaAllah bermanfaat 😁😏 

Rangkuman Bab Objek IPA dan Pengamatannya

=_*_= RANGKUMAN =_*_=

• Penyelidikan ilmiah IPA melibatkan sejumlah proses, antara lain: mengamati → membuat inferensi → mengomunikasikan.

a. Pengamatan             : Aktivitas melibatkan pancaindra dan pengukuran menggunakan alat yang sesuai. Tujuannya adalah untuk mengumpulkan data dan informasi.
b. Membuat Inferensi  : Dibuat berdasarkan pengamatan untuk merumuskan penjelasan, menemukan pola, hubungan, dan membuat prediksi.
c. Mengomunikasikan : Mengomunikasikan Hasil penyelidikan yang disajikan dalam bentuk tabel, grafik, bagan, dan gambar yang relevan, baik secara lisan maupun tulisan.


• Pengukuran merupakan bagian dari pengamatan.

  • Apa pun yang dapat diukur disebut besaran
  • Pengukuran adalah kegiatan membandingkan nilai suatu besaran dengan besaran sejenis yang digunakan sebagai satuan.
  • Hasil dari pengukuran adalah nilai dan satuan. 


• Mengukur membutuhkan alat ukur. 

Alat ukur harus sesuai dengan besaran yang akan diukur. Contohnya:
a. Penggaris digunakan untuk mengukur panjang benda,
b. Timbangan digunakan untuk mengukur massa benda,
c. Stopwatch digunakan untuk mengukur waktu,
d. Termometer digunakan untuk mengukur suhu
e. Amperemeter digunakan untuk mengukur kuat arus
f. Luxmeter digunakan untuk mengukur intensitas cahaya


• Besaran yang diukur terdiri atas besaran pokok dan turunan. 

  • Terdapat 7 besaran pokok, yaitu panjang, massa, waktu, suhu, kuat arus, intensitas cahaya, dan jumlah zat. 
  • Sementara itu, Contoh besaran turunan mencakup luas, volume, konsentrasi larutan (kepekatan), dan laju pertumbuhan, di antara lain.


//kliklove